Minggu, 26 April 2009

Disable dan Prestasi

Gelap bukan berarti tidak bisa melihat, rapuh bukan berarti lumpuh, dan diam bukan berarti bisu. Ketika keraguan akan sesuatu yang tidak sempurna mulai dipertanyakan.sanggupkah seseorang merubah paradigma tersebut. Seseorang yang keberadaannya selalu diragukan tetapi akan muncul dan bersinar. Itulah yang bisa kita gambarkan tentang seorang ABK ( Anak Berkebutuhan Khusus ). Diantara ketidak mampuannya dia mampu menunjukkan pada dunia dan berkata “ aku bisa “. Mungkin banyak diantara kita menganggap anak-anak tersebut tidak mampu melakukan apapun dan cenderung menjadi beban kepada keuarga. Tetapi dengan perhatian yang banyak dari orang terdekat, limpahan cinta kasih dan dengan pembelajaran serta latihan. >Anak-anak tersebut dapat menjadi anak-anak hebat untuk masa depan kelak.

Sebut saja Ika Febriana salah satu siswi Sekolah Luar Biasa di kabupaten Tuban mampu menunjukkan kepada dunia bahwa seorang anak berkebutuhan khusus ( ABK ) mampu mengharumkan nama kabupaten Tuban di tingkat provinsi. . . . ya Ika adalah pemenang kedua untuk lomba mata pelajaran IPA untuk anak SLB tingak sekolah dasar. Lomba tersebut dilaksanakan di Kota Malang dan di ikuti seluruh sisws SLB se-Provinsi Jawa Timur. Disana Ika berlomba menunjukan kemampuannya dan berhadapan dengan Anak Berkebutuhan Khusus lainnya se provinsi jawa timur yang tentunya handal dan berprestasi di bidangnya.

Siswi yang menempati kelas 6B ini merupakan anak dengan tuna rungu wicara. Sehari-hari menempati asrama yang disediakan oleh SLB kabupaten tuban yang terletak di jalan Dr. wahidin Sudiro Husodo. Memiliki kepribadian yang riang dan cepat beradaptasi dengan keadaan sekitarnya. Sehari-hari Ika melaksanakan proses pembelajaran di SLB dibimbing oleh guru yang senantiasa mendidik tanpa pamrih yang menjadikannya mutiara.

Ika siswi yang berdomisili asli di Babat- Lamongan ini memilih berjuang menimba ilmu di SLB Kabpaten Tuban yang dipercaya karena dedikasinya dalam mendidik Anak berkebutuhan Khusus. Dan ternyata perjuangannya tidaklah sia-sia. Karena Ika mampu menunjukkan kepada dunia bahwa dia Bisa.

Dapat kita simpulkan bahwa ketidaksempurnaan seseorang bukanlah alasan untuk dijadikan alas an bermalas-mlasan dan dianggap tidak berguna bagi orang lain. Dengan kemauan yang keras serta keinginan belajar yang tinggi. Apa yang tidak mungkin dapat dilakukan.

Jika IKa bisa, kenpa kita tidak . . . .

0 komentar:

This Blog Supported By: Photobucket
welcome to the tuban-jatim.blogspot.com.....this blog contain many information about tuban...enjoy your visiting....(for more great result please use mozzila firefox browser)
Template by : koko (koko-fuxer.blogspot.com)